Hype, Insightful, & Always Fresh!

Mirip Tapi Beda: Es Krim vs Frozen Dessert, Mana yang Lebih Sehat?

Jakarta, Hitztalk.com – Cuaca panas, memang paling ampuh diredain pakai yang manis dan dingin. Sambil santai di siang hari, gigitan pertama es krim atau frozen dessert favorit langsung bikin mood naik seketika.

Tapi, pernah enggak sih kamu lagi asyik makan camilan dingin, terus sadar kalau teksturnya agak beda dari biasanya?

Seringkali kita menganggap semua hidangan dingin di dalam freezer itu adalah es krim. Padahal, kalau dibaca lagi keterangannya di kemasan, belum tentu lho!

Ternyata, ada yang masuk kategori frozen dessert. Lantas, apa sih sebenarnya yang bikin keduanya beda? Apakah cuma masalah gengsi merk, atau ada rahasia di balik komposisinya? Yuk, cari faktanya biar lidahmu makin paham apa yang lagi dinikmati, es krim atau frozen dessert!

Es Krim vs Frozen Dessert
Pada umumnya, es krim merupakan produk premium karena menggunakan bahan-bahan dari produk susu. Kualitas lemak susu sering kali meningkatkan pengalaman menyantap secara keseluruhan, sehingga produk tersebut terasa lebih kaya dan lebih memanjakan lidah.

Menurut Anshul Singh, Ketua Tim di Departemen Nutrisi Klinis & Dietetik, Artemis Hospitals, India, es krim mengandung susu dan lemak susu.

“Lemak dalam susu membuat es krim terasa kaya dan lembut, serta memberikan tekstur yang halus saat disantap. Lemak ini juga menghadirkan cita rasa susu alami yang oleh banyak konsumen dianggap sebagai ciri khas es krim tradisional,” ujar sang pakar dilansir dari laman Health Shots.

(Es krim mengandung susu dan lemak susu. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)

Sedangkan, frozen dessert mengandung lemak nabati, bukan lemak susu. Salah satu lemak nabati yang paling sering digunakan dalam kategori ini adalah minyak kelapa sawit.

Produk-produk tersebut mungkin tetap mengandung padatan susu dan bahan olahan susu lainnya, namun sumber lemak utamanya adalah minyak nabati.

“Frozen dessert menjadi lebih populer karena biaya produksinya lebih murah. Lemak nabati umumnya lebih terjangkau dibandingkan lemak susu dan harganya lebih stabil,” tambah Singh.

Selain itu, produk ini juga memiliki masa simpan yang lebih lama serta lebih tahan terhadap tantangan selama pengangkutan dan penyimpanan, terutama di wilayah dengan infrastruktur rantai pendingin yang belum memadai.

Beda Tekstur dan Rasa
Salah satu perbedaan yang paling nyata terletak pada pengalaman saat menyantapnya. Lemak susu meleleh secara alami di dalam mulut, sehingga membuat es krim terasa lebih lembut, halus, dan kaya rasa. Hal ini menciptakan tekstur mewah yang disukai banyak konsumen.

“Di sisi lain, sensasi di dalam mulut saat menyantap frozen dessert mungkin sedikit berbeda, karena lemak nabati memiliki karakteristik yang berlainan saat dibekukan maupun dicairkan,” ujar Singh.

(Frozen dessert maupun es krim mengandung gula, kalori dan lemak jenuh yang tinggi. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)

Lantas, Lebih Sehat yang Mana?
Kesalahpahaman umum adalah bahwa frozen dessert dianggap tidak sehat dan es krim lebih sehat. Kedua produk tersebut dapat mengandung gula, kalori, dan lemak jenuh yang tinggi jika dikonsumsi secara teratur.

“Es krim dapat menyediakan nutrisi seperti kalsium dan protein dari susu, tetapi frozen dessert juga mengandung lemak nabati dan penstabil tambahan,” kata Singh.

Namun, keduanya bukanlah makanan sehat. “Daftar bahan secara keseluruhan, ukuran porsi, dan kebiasaan diet secara keseluruhan semuanya sangat memengaruhi nilai gizi,” tutup Singh.

0 0 votes
Article Rating
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x