Site icon Hitz Talk

City of Plants: Ketika Kota, Alam & AI Hidup Bareng di Venice Biennale 2025

City of Plants

City of Plants

Venice, Hitztalk.com  – Bayangkan sebuah kota yang ukurannya nggak lagi dinilai dari tingginya gedung pencakar langit, tapi dari seberapa dekat manusia bisa hidup bareng alam. Gila nggak sih? 😍

Itulah vibe yang dibawa MAD Architects lewat instalasi futuristik mereka berjudul City of Plants di ajang Venice Architecture Biennale 2025. Pameran ini sendiri lagi heboh dengan tema “Intelligens: Natural. Artificial. Collective.”—bahas soal kolaborasi antara alam, manusia, dan kecerdasan buatan (AI), dikutip dari designboom “MAD & PARCNOUVEAU PRESENT City of Plants at VENICE Biennale 2025”.

🌀 Instalasi yang Bikin Kota Terasa “Bernapas”

City of Plants hadir bukan sekadar instalasi seni, tapi sebuah eksperimen masa depan. Bentuknya berupa kapsul-kapsul bulat transparan yang isinya lanskap mini. Nah, kapsul-kapsul ini saling terkoneksi, lengkap dengan sensor yang bisa baca cahaya, kelembapan, sampai gerakan pengunjung.

Begitu ada interaksi, tumbuhan di dalamnya langsung nge-respons lewat cahaya dan suara. Jadi kayak dunia kecil yang hidup, bernapas, dan ngobrol dengan kita. ✨

“Kota masa depan bukan tentang beton dan baja, tapi soal kepekaan manusia pada alam,” – Ma Yansong, founder MAD.

🤖 Alam + AI = Harmoni Futuristik

Nggak berhenti di situ. Sensor lingkungan jadi jembatan biar tanaman bisa “bicara” ke manusia lewat sinyal visual dan audio. Jadi, bayangin deh: alam yang biasanya pasif, di sini malah jadi pemain utama.

Alih-alih nostalgia sama “alam yang dulu”, City of Plants ngajak kita mikir bahwa nature adalah solusi nyata buat masalah kota zaman sekarang: polusi, iklim makin panas, sampai rasa terasing di tengah hiruk pikuk urban life. 🌍

🌍 Kolaborasi MAD x Parcnouveau

Instalasi kece ini lahir dari kolaborasi MAD Architects dan studio lanskap Parcnouveau. Desainnya clean banget—futuristik, kayak rumah kaca dari masa depan. Bentuk bulat, minimalis, tapi tetap ramah buat tanaman di dalamnya.

Mereka pengen kasih statement: teknologi bisa jadi partner, bukan lawan, buat alam. AI nggak harus melawan, tapi justru ngebantu kita lebih peka sama lingkungan.

✨ Biennale 2025: Arsitektur yang Nggak Lagi “Bisu”

Venice Biennale tahun ini memang penuh gebrakan. Dari paviliun Belgia yang bikin tanaman bisa atur iklim ruang secara real time 🌿🤖, sampai proyek regeneratif dari Ukraina dan Kanada. Semua sepakat: masa depan arsitektur = kolaborasi cerdas antara alam dan teknologi.

🌱 Closing Vibes: Kota Masa Depan = Kota yang Berasa Hidup

City of Plants jadi pengingat manis bahwa kota nggak harus dingin dan keras. Bisa kok, dibuat lebih hidup, lebih sensory, lebih ramah, di mana manusia, alam, dan teknologi bisa saling ngisi.

Dan kalau ini beneran kejadian, siapa sih yang nggak pengen tinggal di kota yang setiap sudutnya literally bisa ngobrol sama tanaman? 🌿💬

Exit mobile version